SKRINING TBC DI SMPN 1 PANEKAN

 

Sobat Sehat,
Dalam rangka mendukung kegiatan penemuan kasus Tuberkulosis (TBC) secara aktif serta edukasi pencegahan penularan TBC ditingkat keluarga, masyarakat serta di tempat tempat khusus termasuk Sekolah, Pada hari Selasa tanggal 21 Maret Puskesmas Panekan melaksanakan kegiatan Skrining TBC di SMPN 1 Panekan, dengan sasaran secara random sampling sejumlah 100 siswa terdiri dari siswa putra dan siswa putri.

Berkolaborasi dengan Program PTM, AUSREM, KESLING dan PROMKES serta pelibatan masyarakat dalam hal ini Kader TBC Yabhysa Kecamatan Panekan, menjadikan serangkaian kegiatan skrining dan edukasi pencegahan TBC dalam momentum Hari TBC Sedunia merupakan salah satu upaya untuk “AYO AKHIRI TBC, INDONESIA BISA”

Haiii Sobat Sehat !!!!

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan salah satu faktor resiko sesorang mudah tertular Penyakit Menular Tuberkulosis (TBC) hal itu disebabkan penurunan daya tahan tubuh pada penderita PTM yang tidak terkontrol atau tidak terkendali.

Dalam rangka mewujudkan tenaga kesehatan berkwalitas untuk Indonesia Bebas TBC, Puskesmas Panekan berkolaborasi antara Program P2TBC, PTM dan Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Melakukan Skrining Penyakit TBC dan PTM kepada 90 Karyawan Puskesmas Panekan
Dari hasil skrining TBC apabila ditemukan gejala TBC maka akan dilanjutkan dengan pemeriksaan TCM (Tes Cepat Molekuler) . Untuk Pemeriksaan PTM, dilakukan pengukuran TB/ BB/ Lingkar Perut/ IMT, dan Vital Sign, selain itu juga dilakukan pemeriksaan Laboratorium meliputi Pemeriksaan Gula Darah , Asam Urat, Cholesterol (HDL, LDL, Trigliserida) dan pemeriksaan penunjang lain.

Jangan Ragu Untuk Melakukan Skrining Penyakit TBC dan Penyakit Tidak Menular (PTM) Ya Sobat Sehat,
AYO BERSAMA AKHIRI TBC, INDONESIA BISA !!

PENYULUHAN TBC DI DESA

Kita tinggal di daerah endemis TBC.

Koordinator Program P2 TBC bekerjasama dengan Koordinator Program Promosi Kesehatan melakukan penyuluhan tentang penyakit TBC di masyarakat, khususnya di Desa Ngiliran. Peserta penyuluhan adalah seluruh kader kesehatan desa. Materi disampaikan melalui diskusi tanya jawab. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok.

Koordinator Program Promosi Kesehatan memberikan pertanyaan dan setiap kelompok menjawab dengan menuliskan jawabannya di sebuah kertas. Koordinator Program P2 TBC menjelaskan materi tentang TBC melalui setiap jawaban dari kelompok-kelompok kecil kader. Melalui cara ini, ternyata kader kesehatan lebih mengerti pada materi, karena mereka lebih berperan aktif menggali jawaban.

Rencana Tindak Lanjut dari penyuluhan TBC di Desa Ngiliran ini adalah pelaksanaan skrining TBC pada balita stunting. Kegiatan skrining ini berhasil menjaring anak balita stunting yang ternyata tertular TBC.

TBC (Tuberkulosis)

Penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Penyakit ini dapat disembuhkan dengan pengobatan rutin selama 6 bulan. 

Pasien / penderita TBC membutuhkan DUKUNGAN dan MOTIVASI dari orang sekitar, karena pengobatannya cukup lama dan harus rutin. Oleh karena itu, MARI KITA DUKUNG penderitanya. KITA MOTIVASI agar rutin minum obat dan sembuh.

JAUHI PENYAKITNYA
BUKAN ORANGNYA

PUSPA HUNTING
(Puskesmas Panekan Hunter's TB-Stunting)

PUSPA HUNTING (Puskesmas Panekan Hunter’s TB-Stunting merupakan inovasi baru di Puskesmas Panekan.

PUSPA HUNTING merupakan kolaborasi antara program P2 TBC dan program gizi. Inovasi ini lahir karena kasus TBC di wilayah kerja Puskesmas Panekan semakin meningkat. Kasus TBC bukan hanya dari usia dewasa dan lansia, tetapi juga dari anak balita stunting.

 

Sosialisasi dan Pelatihan Driver Jekmil

Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Driver Jekmil dilaksanakan pada 16 November 2022 di Pendopo Kecamatan Panekan. Kegiatan ini menghadirkan Forkopimca Panekan, Kepala Desa/Kelurahan, petugas Puskesmas Panekan, beserta kader jekmil (ojek ibu hamil) dari setiap desa.

Sosialisasi disampaikan oleh Ibu Iin Rosita selaku inovator dari Puskesmas Bendo. Beliau menceritakan asal mula kader jekmil dan keberlanjutan dari inovasi ini.

Pelatihan diberikan oleh anggota Polres Magetan dengan materi teori dan praktek.

Karyawan / Karyawati UPTD Puskesmas Panekan melakukan jalan santai bersama dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-58.

kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai. Rute jalan santai mulai dari halaman puskesmas ke selatan, berjalan di sekeliling wilayah Kelurahan Panekan.

Usai kegiatan jalan santai, karyawan/karyawati UPTD Puskesmas Panekan melakukan perlombaan kecil dalam menjalin kerjasama antar karyawan.

Kegiatan Germas ( Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ) di Desa Sidowayah diikuti oleh warga Desa Sidowayah berusia 15 – 59 tahun.
Kegiatan dimulai dengan aktivitas fisik berupa senam sehat yang dipandu oleh instruktur senam. Senam ini dilakukan di pendopo Desa Sidowayah.

Kegiatan GERMAS yang lain adalah edukasi. Jadi, masyarakat tidak hanya diajak untuk beraktivitas fisik tetapi juga mendapatkan edukasi tentang 7 indikator GERMAS.

Diharapkan dari kegiatan GERMAS ini, masyarakat Desa Sidowayah dapat meningkat pengetahuan dan kesadarannya untuk hidup sehat, sehingga tercapai derajat kesehatan masyarakat Desa Sidowayah yang optimal.

GEMAS NING ATI (Gerakan Bersama Skrining Santri) adalah inovasi Puskesmas Panekan yang dilakukan untuk skrining awal penderita penyakit TBC terutama di pondok pesantren.

Kegiatan GEMAS NING ATI meliputi :

  1. Skrining penyakit TBC di pondok pesantren setiap 6 bulan sekali dengan kerja sama lintas program
  2. pemberdayaan santri husada dalam pemantauan kesehatan warga pondok pesantren, khususnya terduga TBC –> berupa bimtek tatalaksana pemantauan terduga dan penderita TBC
  3. sosialisasi kepada warga pondok pesantren tentang masalah kesehatan khususnya tentang penyakit menular TBC
  4. pengadaan dan pendistribusian buku saku Gemas Ning Ati kepada santri serta sosialisasi teknis pengisian kepada santri husada
  5. pemanfataan teknologi informasi untuk pemantauan kesehatan santri (terduga TBC) yang dilakukan setiap bulan oleh santri husada kemudian dilaporkan kepada petugas puskesmas dengan menggunakan google form paling lambat setiap tanggal 5 pada bulan berikutnya dan akan ditindaklanjuti oleh petugas puskesmas maksimal 2 x 24 jam

Yuk manfaatkan SIP MAS AN (Sistem Informasi dan Pengaduan Puskesmas Panekan).

SIP MAS AN bisa digunakan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dari pelayanan Puskesmas Panekan. Selain itu juga untuk menyampaikan kritik dan saran bagi perbaikan pelayanan Puskesmas Panekan.